Rabu, 20 Juni 2012

KEGELISAHAN SAYA JIKA TIDAK MEMBAHAGIAKAN ORANGTUA


Menurut saya kegelisahan adalah suatu hal yang wajar-wajar saja dalam menjalani kehidupan yang dijalani. Dan menurut saya selama hidup,pasti semua manusia pernah mengalami yang namanya  kegelisahan seperti yang saya alami,namun semua kegelisahan setiap manusia pasti berbeda-beda masalahnya, baik intensitasnya sering maupun jarang. ada yang berat,yang sedang,bahkan ada yang sangat berat yang menyebabkan kegelisahan menjadi berlarut-larut yang menyebabkan hati tidak tenang maupun tentram, selalu ada rasa khawatir, tidak bisa sabar, cemas dan tidak tenang dalam melakukan hal apapun yang dijalani. Kegelisahan kadang2 saya rasakan, mulai dari masalah pribadi,keluarga yang datang dari luar maupun dari dalam dan ujian yang besar maupun yang kecil yang pernah ataupun yang sedang saya rasakan atau yang saya alami. Tapi kegelisahan yang sering muncul atau saya alami ketika terfikir di benak saya adalah orangtua. saya takut jika nanti saya tidak bisa membahagiakan orangtua saya. Pada saat dan waktu itu pula Saya berpikir, sekarang saya merasa sangat-sangat bahagia karena orangtua saya telah memberikan segalanya bagi saya,yang tidak meminta imbalan apa yang telah diberikan,dan sangat sempurna sekali atau sangat cukup apa yang telah orangtua berikan,dan pengorbanan yang tiada henti-hentinya. dan apakah nanti saya bisa membahagiakan orangtua saya,seperti orangtua saya yang telah membahagiakan saya hingga sekarang. Sering sekali terpikir oleh saya kegelisahan yang saya alami,yaitu jika nanti saya tidak bisa membahagiakan orangtua saya. orangtua adalah segala-galanya bagi saya,paling berharga diantara yang lain dan tidak ada duanya Bagi saya. Semoga nanti kejadian yang seperti ini tidak terjadi . kegelisahan yang datang dalam kehidupan saya,selalu saya tanggapi dengan pikiran yang positif dan tidak berpikiran sempit,karena ini adalah pelajaran buat di masa depan.tapi permasalahan yang menyebabkan kegelisahan ini tidak menjadi beban yang sangat berat bagi saya yang mengakibatkan menggangu pikiran,namun akan saya jadikan motivasi supaya apa yang saya inginkan dapat terwujud nantinya. tetapi hal ini dapat saya atasi dengan cara merubah pola berpikir saya menjadi lebih dewasa, bijaksana,sabar,dan berpikiran luas.                                                                                        Saya pasti berusaha secara sungguh-sungguh dengan merencanakan segala sesuatu dengan sangat matang dan pastinya saya tidak akan lupa berdoa kepada tuhan agar apa yang saya inginkan dapat tercapai. AMIN YA RAB…

Selasa, 22 Mei 2012

TANGGUNG JAWAB TERHADAP KELUARGA



        Bagi saya keluarga adalah segala-galanya,terutama orangtua saya yang telah melahirkan saya kedunia ini. Terutama orangtua saya yang telah merawat, mendidik, mengurus saya dari sejak kecil sampai sekarang. Bagi saya bertanggung jawab kepada keluarga adalah hal yang wajib dilaksanakan atau dilakukan. dan Bertanggung jawab kepada keluarga sudah menjadi bagian penting dalam hidup saya,dan tidak mungkin saya tinggalkan.                                                                                                      Saya sekarang sudah merasa cukup dewasa,dan tanggung jawab terhadap keluarga sudah harus saya pikul. Niat saya sekarang ingin membahagiakan orangtua saya, dan sekarang sudah waktunya saya membalas kebaikan orangtua saya yang telah mendidik saya dari sejak kecil hingga sekarang.                                                                      Dan saya pasti berusaha akan menjaga nama baik keluarga,tidak akan pernah mencoreng nama baik keluarga.
Dari sekarang kemandirian sudah saya tanamkan,walaupun terkadang masih  membutuhkan bantuan orangtua, Jika nanti saya sudah bekerja saya punya keinginan yaitu, saya ingin memberangkatkan orangtua saya ketanah suci, dan menyekolahkan adik-adik saya setinggi mungkin. Dan semoga apa yang saya inginkan terhadap keluarga dapat tercapai, pastinya saya akan berdoa dan  berusaha sekeras mungkin agar tercapai.   AMIN….                                                                                              Itulah keinginan yang terbenak didalam pikiran saya.                                                     Saya ingin orangtua saya bangga dan bahagia terhadap saya,dan tidak salah bila mereka menyekolahkan saya setinggi mungkin. Saya tidak akan menyia-nyiakan orangtua saya yang telah memberikan segalanya pada saya. Dan saya juga pasti akan memberikan yang terbaik pada orangtua dan keluarga saya. Semuanya akan saya lakukan yang terbaik,demi keluarga. Saya rela dan ikhlas bekerja keras sehari penuh untuk keluaraga. Saya ingin menjadi orang yang mandiri,dan tidak ingin mengandalkan orangtua saya terus-menerus. Semoga nanti saya dapat memberikan yang terbaik bagi keluarga saya. . AMIN….


Rabu, 09 Mei 2012

PANDANGAN TERHADAP SAHABAT



Menurut saya:

   Sahabat adalah  teman bahkan termasuk seperti keluarga bagi saya sendiri. Selain orantua saya  dirumah.
Sahabat merupakan bagian dari hidup saya . karna sahabat adalah orang yang selalu membantu saya,di saat saya sedang mengalami kesusahan,terkena musibah,atau saya sedang menghadapi banyak permasalahan yang sangat rumit atau pun yang tidak. nah disaat itu pula pasti saya sangat membutuhkan pertolongan  seorang sahabat. Karena pertolongan seorang sahabat sangat saya butuhkan ketika saya sedang  banyak mengalami atau mendapat masalah. Walaupun bantuan seorang sahabat yang terbatas,sekecil apapun yang bisa dilakukan seorang sahabat bagi saya, saya pasti menghargainya dan tidak mungkin bagi saya tuk mengacuhkan bantuannya yang terbatas. tetapi sangat penting dan berguna bagi saya. Dan sebaliknya saya juga pasti membantu seorang sahabat sebatas kemampuan yang saya punya dan semaksimal mungkin saya pasti membantunya.
   Karena tidak mungkin,semua permasalahan bisa diselesaikan sendiri. Walaupun seorang manusia itu harus bisa menghadapi atau mengatasi masalahnya sendiri.
Selain itu bagi saya sahabat banyak memberi pelajaran yang bermakna dan berarti,dan pentingnya kehadiran seorang sahabat bagi saya. Dan saya tidak akan pernah mengecewakan dan menyia-nyiakan  seorang sahabat,seperti saya tidak mengecewakan dan menyia-nyiakan kedua orangtua saya.
Dari sahabat saya menjadi mengerti apa itu arti persahabatan. Dan dari persahabatan pula  saya menjadi  manusia yang lebih dewasa,dan dalam menghadapi masalah saya bisa menyelesaikannya dengan sabar,dan selalu tenang.
Bagi saya sahabat banyak sekali memberi perbedaan bagi saya, sangat penting kehadirannya, yang telah memberikan dorongan setelah orangtua saya,sehingga saya menjadi seperti sekarang.
Jadi sahabat adalah orang yang sangat berarti bagi saya,yang membuat hidup saya lebih bermakna,dan sangat berpengaruh bagi hidup saya setelah orangtua saya.